Alice in Borderland adalah serial Jepang bergenre sci-fi thriller yang berhasil menarik perhatian penonton global. Adaptasi dari manga populer ini menyuguhkan cerita yang penuh teka-teki, ketegangan, dan visual yang memukau. Di balik kesuksesannya, ada banyak fakta menarik yang membuat serial ini begitu istimewa.

Berikut adalah 5 fakta unik tentang film Alice in Borderland yang mungkin belum kamu tahu.


1. Terinspirasi dari Novel Klasik “Alice in Wonderland”

Meskipun genrenya jauh berbeda, ide utama Alice in Borderland terinspirasi dari novel klasik karya Lewis Carroll, Alice’s Adventures in Wonderland. Karakter utamanya, Ryohei Arisu, adalah anagram dari nama “Alice”. Permainan-permainan yang ada di Borderland pun terinspirasi dari karakter-karakter di dunia dongeng tersebut, seperti Raja Hati dan Ratu Sekop, yang melambangkan tingkat kesulitan dan genre permainan.


2. Efek Visual Canggih Tanpa Syuting di Luar Negeri

Meskipun menampilkan latar kota Tokyo yang sepi dan hancur, sebagian besar adegan film ini tidak diambil di luar Jepang. Tim produksi menggunakan efek visual canggih (CGI) untuk menciptakan replika Shibuya Crossing dan distrik-distrik terkenal lainnya. Hal ini memungkinkan mereka untuk memanipulasi lingkungan sesuai kebutuhan cerita, memberikan kesan kota yang benar-benar kosong dan pasca-apokaliptik.

klaim bonus new member 100% disini, daftar dan juga login dengan cepat akses kapanpun dan dimanapun hanya disini.


3. Proses Syuting yang Memakan Waktu Lama

Untuk adegan-adegan yang penuh aksi dan ketegangan, para aktor harus menjalani latihan fisik yang intensif. Syuting adegan seperti permainan tag yang berbahaya di musim pertama, atau pertarungan di musim kedua, memakan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Dedikasi para aktor dan kru inilah yang membuat setiap adegan laga terasa sangat nyata dan mendebarkan.


4. Karakter-karakter yang Punya Makna Mendalam

Setiap karakter di Alice in Borderland tidak hanya sekadar pelengkap, tetapi memiliki latar belakang dan motivasi yang kuat. Karakter Arisu, Usagi, Chishiya, dan yang lainnya mewakili berbagai jenis manusia yang berjuang untuk bertahan hidup. Perjalanan mereka tidak hanya tentang memenangkan permainan, tetapi juga tentang menemukan kembali arti hidup dan kemanusiaan di tengah situasi yang tak berkesudahan.


5. Adaptasi yang Setia pada Materi Aslinya

Bagi para penggemar manga aslinya, serial ini dianggap sukses karena berhasil mengikuti alur cerita manga dengan sangat setia. Meskipun ada beberapa penyesuaian untuk media film, esensi cerita, karakter, dan plot twist-nya tetap dipertahankan. Hal ini menjadi alasan mengapa Alice in Borderland mendapat pujian dari kritikus dan penggemar manga di seluruh dunia.

Dengan semua fakta unik ini, tidak heran jika Alice in Borderland berhasil menjadi salah satu serial sci-fi paling populer dari Jepang. Serial ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.