Berikut adalah 5 fakta unik di balik layar Karate Kid: Legends, versi terbaru dari legenda Karate Kid yang menggabungkan nostalgia, aksi laga otentik, dan representasi baru:


1. Jackie Chan alami dislokasi bahu di tengah adegan laga—lalu kembali syuting seolah tiada apa-apa

Pada take pertama adegan pertarungan di dapur, Jackie Chan mendadak mengalami dislokasi bahu saat melakukan sebuah pukulan. Menurut sutradara Jonathan Entwistle, ia lalu “menuang bahu dengan santai” dan berkata, “Oke, lanjut!” lalu meneruskan syuting seperti biasa. Adegan ini terekam secara utuh tanpa menggunakan efek CGI (vfx‑free).


2. Ben Wang → Karate Kid Asia‑Amerika pertama dalam franchise

Ben Wang memerankan Li Fong, Karate Kid utama pertama dari keturunan Asia‑Amerika dalam kontinuitas resmi waralaba (film asli 1984 → Cobra Kai → Legends). Ia sendiri baru menyadari momen bersejarah itu setelah proses produksi berjalan, yang menurutnya terasa seperti “hak istimewa” untuk diemban.

klaim bonus new member 100% disini, daftar dan juga login dengan cepat akses kapanpun dan dimanapun hanya disini.


3. Stuntnya bikin ngeri—Ben Wang nyaris kehilangan ujung jarinya

Saat melakukan stunt putaran menggunakan tali kawat di atas meja, Ben Wang secara tak sengaja mengiris ujung jari manisnya (fingertip). Meski tersakit “seumur hidup”, ia tetap optimis karena menuturkan: “Titik kulit ujung jari bisa tumbuh lagi.” Berita ini pertama kali diungkap dalam wawancara eksklusif.


4. Ralph Macchio menerima sabuk hitam Miyagi‑Do dari World Karate Federation

Meski telah bereksperimen dengan karate Gōjū‑ryū sejak Cobra Kai, Macchio baru resmi diuji dan mendapat sabuk hitam pada April 2025. Di premiere Legends di New York (Mei 2025), WKA menyerahkan sabuk kehormatan kepada Ralph dan Jackie sebagai simbol pengakuan atas dedikasi mereka terhadap warisan Miyagi‑Do.


5. Aksi laga dibuat ala Jackie Chan klasik: wire‑work Hong Kong tanpa CGI

Sutradara Jonathan Entwistle dan koordinator Peng Zhang mengarahkan seluruh pertarungan Legends agar terasa seperti film Jackie Chan era awal—penuh koreografi kreatif (termasuk kick dengan sendok atau frame pintu), sistem wire‑work tradisional, dan tawa fisik. Semua adegan direkam secara in‑camera tanpa efek VFX tambahan, menjaga sensasi laga realistis namun bergaya sinematik Hong Kong.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.